Wednesday, August 5, 2020

SEPIT DI ORKID


SEPIT DI ORKID...... 

Di hujung anjung berlantai buluh 
Sumandak merenung jauh.....
Puncak Nabalu kian runtuh 
Menitis berkaca di mata 
Melihat nenek mengalas wakid
Menyusun sayur bungaan
Di gerai kayu Pekan Kundasang 
Yang jalannnya masih berdebu 

Ketika damai menghirup bayu 
Orkid ungu menggamit memori 
Sepit di orkid menyentuh hati 
Sepit kini berubah fungsi
Tiada menghiasi sumandak lagi 
Yang dulunya menambah seri 

Lalu aku bertanya..... 
 Harga orkid bersepit ungu 
"Pak harganya ratusan cuma.."
Lantas hati berbicara sendiri 
Apakah tanah indah Kundasang 
Bukan milik pribumi lagi... 

InderaPutera AZRi 
06.08.2020 BAHASA Kota Kinabalu